Komunikasi merupakan salah satu faktor penting sebagai penentu apakah sebuah kebijakan dapat diterima atau tidak oleh sasaran. Dalam prosesnya, komunikasi selalu berperan penting untuk menyalurkan segala bentuk ide ataupun gagasan yang nantinya bersentuhan lansung dengan khalayak banyak. Komunikasi yang ideal selalu dinilai seberapa baik tanggapan dari sasaran atau audience terhadap pesan yang disampaikan tersebut, apakah fedback yang diberikan cukup positif untuk pesan tersebut? dalam beberapa kasus, kegagalan komunikasi dapat dengan mudah menjatuhkan legitimasi dan berpotensi adanya ketidakselarasan pemahaman antar pemberi pesan dan penerima pesan, sehingga komunikasi yang dilakukan bisa dinyatakan gagal, karena salah satu indikator penentu komunikasi yang sukses adalah tercapainya keselarasan pemahaman yang kemudian nantinya mampu mengubah ucapan maupun perilaku.

Dalam konteks tata kelola pemerintahan, komunikasi yang buruk dapat mengubah persepsi bahkan menurunnya kepercayaan publik. Komunikasi tidak dapat dipisahkan dari tata kelola pemerintahan itu sendiri, ketika kegagalan (blunder) komunikasi yang dilakukan oleh pihak dalam lingkaran pemerintahan sering kali terjadi, maka dengan sendirinya legitimasi menurun, mari kita lihat bagaimana peran komunikasi sebenarnya sangat penting dalam menyampaikan ide, gagasan atau pun program yang di inisiaikan oleh pemerintah melalui beberapa media online yang sering membahas betapa buruknya komunikasi pemerintah terlebih khusus di Indonesia.


Beberapa kasus yang ditampilkan pada gambar di atas merupakan representasi nyata dari bagaimana komunikasi berperan sangat krusial dalam lingkaran pemerintahan. Pengakuan tersebut sebenarnya tidak bisa dinormalisasikan dan dimaklumi sebagai bentuk kejujuran yang disampaikan seorang pemimpin atas rentetan kegagalan staf pemerintahan dalam melakukan komunikasi publik. Pemerintah sebagai pembuat kebijakan sekaligus opinion leader dalam program yang dibuatnya tentu mempertimbangkan aspek-aspek dalam komunikasi sebagai senjatah ampuh dan salah satu indikator penentu suksesnya kebijakan. Pada akhirnya citra pemerintah menjadi buruk di mata publik, untuk mengembalikan citra butuk terbut menjadi baik, diperlukan evaluasi mendalam tentang pentingnya komunikasi yang baik dalam lingkungan pemerintahan saat menyampaikan pernyataan atau mensosialisasikan program supaya publik yang majemuk mampu memahami dan tidak adanya misomunikasi dan gagal memahami.